Ini Dia Profil Plt Sekda Batam Firmansyah, Birokrat Senior dengan 35 Tahun Pengalaman

~ Wali Kota Amsakar Minta Tunjukkan Kinerja Terbaik untuk Majukan Kota

BATAM – Pemerintah Kota Batam menunjuk Firmansyah, S.Sos., M.Si., seorang birokrat senior dengan rekam jejak panjang di pemerintahan, sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam.

Ia menggantikan Jefridin Hamid yang digeser menjadi Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik dalam rotasi jabatan eselon II yang diumumkan, Rabu (30/7).

Penunjukan Firmansyah bukan tanpa alasan. Pria kelahiran Daik Lingga, 12 April 1968 ini telah mengabdi lebih dari 35 tahun sebagai aparatur sipil negara. Ia terakhir menjabat sebagai Asisten Perekonomian dan Pembangunan di Sekretariat Daerah Kota Batam sejak awal 2023.

Berpangkat Pembina Utama Muda (IV/c) dan lulusan Magister Sains Universitas Airlangga tahun 2006, Firmansyah dikenal sebagai pejabat yang matang secara pengalaman dan pemikiran. Ia juga telah mengikuti Diklat PIM II, yang menjadi syarat penting dalam memegang jabatan tinggi pratama di birokrasi.

Memulai karier sebagai CPNS pada tahun 1989, pria yang ditempa jam terbang kepamongan selama lebih dari tiga dekade ini, dikenal sebagai sosok yang tak banyak bicara tapi sigap bertindak.

Kedekatan dan loyalitas Ketua Umum Gerakan Masyarakat Madani (GMM) ini kepada Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, baik sebagai junior maupun sebagai sesama anak jati Daik Lingga, tentu menjadi sisi tersendiri yang dapat ‘menjamin’ Amsakar nyaman bekerjasama dengannya dalam membangun Batam.

Amsakar: Kita Butuh Langkah Cepat dan Strategis

Dalam sambutannya saat melantik para pejabat baru, Wali Kota Batam H. Amsakar Achmad menegaskan pentingnya adaptasi cepat dan kerja konkret.

“Kota Batam membutuhkan langkah cepat dan tepat. Saya ingin semua pejabat menunjukkan kinerja terbaiknya,” kata Amsakar.

Rotasi yang dilakukan, lanjutnya, bukan hanya bagian dari regenerasi birokrasi, tetapi juga bentuk respon terhadap tantangan pembangunan yang semakin kompleks. Prosesnya disebut melalui tahapan ketat, termasuk uji kesesuaian (job fit), persetujuan BKN, dan rekomendasi dari Gubernur Kepri.

Selain Firmansyah dan Jefridin, sejumlah pejabat lain juga mengalami rotasi jabatan:
• Nurzali: dari Kepala Dinas Pertanahan menjadi Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM
• Salim: dari Kepala Dinas Perhubungan menjadi Kepala Dinas Koperasi dan UKM
• Tri Wahyu Rubianto: dari Kepala Dinas Pendidikan menjadi Kepala Bapelitbang
• Hendri Arulan: dari Kepala Dinas Koperasi dan UKM menjadi Kepala Dinas Pendidikan
• Leo Putra: dari Dinas Sosial menjadi Kepala Dinas Perhubungan
• Dahlina Nopilawati: dari Kepala Bapelitbang menjadi Kepala Dinas Pertanahan

Amsakar menyebut bahwa proses pengisian jabatan belum selesai. Beberapa posisi akan segera dilelang secara terbuka (open bidding), dan evaluasi kinerja seluruh pejabat baru akan dilakukan dalam waktu tiga bulan.

“Saya percaya dengan kemampuan saudara semua. Mari bekerja bersama, saling mendukung, dan tunjukkan kinerja terbaik untuk Kota Batam,” tutup Amsakar. (bm2)