Komitmen Erlita untuk Batam Mandiri

~ Perempuan Tangguh Lewat UMKM
~ Batam Night Market di Harbour Bay Downtown

BATAM — Ketua TP PKK sekaligus Ketua Dekranasda Kota Batam, Hj. Erlita Sari Amsakar, menegaskan pentingnya peran perempuan dalam pembangunan ekonomi keluarga dan daerah. Hal ini ia sampaikan saat menghadiri Bazar UMKM bertajuk Batam Night Market di kawasan Harbour Bay Downtown, Kamis (31/7).

Acara yang diikuti lebih dari 100 pelaku UMKM ini menampilkan beragam produk unggulan, termasuk dari mitra binaan Dekranasda Batam. Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Wali Kota Batam, H. Amsakar Achmad, yang diwakili oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Yusfa Hendri.

Dalam sambutannya, Hj. Erlita menyampaikan, UMKM bukan sekadar penggerak ekonomi rakyat, tetapi juga ruang strategis untuk memberdayakan perempuan agar mandiri dan berdaya saing.

“UMKM adalah tulang punggung ekonomi rakyat. Saya sangat mengapresiasi kegiatan ini karena memberi ruang bagi para pelaku usaha, khususnya kaum ibu, untuk terus tumbuh dan mandiri,” ujarnya.

Ia menekankan, perempuan memiliki kekuatan dan potensi besar dalam menciptakan perubahan ekonomi, terutama melalui wirausaha rumah tangga. Oleh karena itu, TP PKK dan Dekranasda Batam terus berkomitmen membina para perempuan melalui pelatihan keterampilan dan pengembangan usaha.

Program-program tersebut mencakup pelatihan digitalisasi pemasaran, desain kemasan, pengolahan makanan, kerajinan tangan, hingga membatik. Sasaran utamanya adalah ibu rumah tangga di berbagai kecamatan yang ingin mengembangkan usaha rumahan.

“Kami ingin mencetak perempuan-perempuan tangguh yang mampu berdiri di atas kaki sendiri secara ekonomi. Dari kegiatan seperti ini, kami yakin akan lahir pengusaha-pengusaha perempuan yang membawa nama Batam lebih dikenal,” kata Erlita.

Sementara itu, Asisten Pemerintahan dan Kesra, Yusfa Hendri, mengatakan, Pemerintah Kota Batam terus mendukung UMKM lewat berbagai program nyata. Salah satunya adalah skema pinjaman tanpa bunga dan tanpa agunan hingga Rp20 juta bagi pelaku usaha mikro. Skema ini bekerja sama dengan perbankan, dengan seluruh beban bunga ditanggung oleh pemerintah.

“Ini bagian dari komitmen Pak Wali dan Ibu Wakil dalam mendukung UMKM agar naik kelas dan menjadi lebih mandiri,” jelas Yusfa.

Ia juga menyatakan bahwa kegiatan seperti Batam Night Market terbukti efektif memperkuat ekosistem UMKM lokal dan perlu diperluas di masa mendatang.

“Dengan sinergi semua pihak, UMKM Batam akan tumbuh menjadi pelaku ekonomi yang tangguh dan kompetitif,” tuturnya.

Sebagai bentuk dukungan langsung, Hj. Erlita Sari bersama jajaran TP PKK dan Dekranasda menyambangi stan-stan UMKM, menyapa para pelaku usaha, dan turut membeli aneka jajanan khas Batam. Kehadirannya menjadi simbol nyata komitmen terhadap pemberdayaan perempuan dan ekonomi lokal. (bm1)